"RRI harus mampu berlomba menjadi media tercepat dan terakurat mempublikasikan hasil quick count," ujar Direktur Utama LPP RRI Niken Widiastuti di kantor LPP RRI Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2014).
Menurut Niken, tujuan quick count dan radio Pemilu 2014 untuk memberikan informasi, pendidikan politik bagi masyarakat khususnya pemilih pemula dan kontrol sosial.
"Karena tujuan quick count adalah memprediksi perolehan suara pada pemilu," terangnya.
RRI akan melibatkan 2.000 relawan yang disebar di 2.000 TPS dengan metode multistage random sampling.
"Maka sampling error yang dipakai harus sekecil mungkin. Paling tidak sampling error yang dipakai maksimal 1 persen," kata Niken.
Niken juga menyebut LPP RRI merupakan satu satunya LPP yang mendapat sertifikasi dari KPU untuk menyelenggarakan quick count.
Pada kesempatan itu, Niken menegaskan quick count yang dilakukan pihaknya bebas dari intervensi dari pihak luar dan murni dilakukan secara ilmiah.
"Kami berusaha menjaga independensi dan netralitas," ujarnya.
(fiq/trq)











































