"Menurut bacaan batin saya juga gitu kok (lancar). Aman ini," ujar Nuh di kantor Kemendikbud, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (7/4/2014).
Nuh mengklaim, logistik soal ujian di daerah terpencil sudah dikirim lebih awal. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ombak.
"Nanti H-1 tentu saya ingin ngecek dan pada pelaksanaannya pun saya juga ingin cek di beberapa titik," ucapnya.
Nuh menjamin distribusi soal UN tidak bentrok dengan distribusi kertas suara pemilu. Sebab soal UN sudah didistribusikan lebih awal.
"Nggak (bentrok) dong, pemilu kan lusa. Soal sudah jalan dari sebelumnya. Pemilu kan cuma setengah hari habis itu kerja biasa. Kepala sekolah juga nggak menghitung quick count, itu ada tim sendiri lagi. Mudah-mudahan semuanya baik dan lancar," tutur Nuh.
Sementara mengenai kerahasian soal UN, Nuh mengatakan soal digembok 3. 3 Orang memiliki gembok tersebut.
Masing-masing gembok kuncinya beda yang dibawa 3 orang yakni yang berasal dari Dinas Pendidikan, polisi dan perguruan tinggi. Untuk membuka gembok tersebut, harus ada kesepakatan dari orang tersebut.
"Sepakatnya kapan, itu pas H-2 dan H-1 dibuka dan didistribusikan ke rayon. Rayon itu H-1. Pagi-paginya baru ditarik ke sekolah-sekolah," kata Nuh.
"Jadi Bapak lebih optimis dibanding tahun lalu," tanya wartawan.
"Sangat," kata Nuh sambil senyum.
UN SMA akan diselenggarakan pada 14-16 April 2014 mendatang.
(nik/nrl)











































