Anggaran Belanja Pemda DKI Ditargetkan Rp 13,9 T

Anggaran Belanja Pemda DKI Ditargetkan Rp 13,9 T

- detikNews
Senin, 13 Des 2004 16:06 WIB
Jakarta - Pemda DKI Jakarta mentargetkan Rp 13,9 triliun untuk anggaran belanja daerah tahum 2005. Anggaran tersebut naik 9,8 persen dibanding anggaran tahun 2004 sebelumnya yang jumlahnya Rp 12,6 triliun. Anggaran diusulkan Gubernur Sutiyoso yang dibacakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah tentang penetapan APBD DKI Jakarta 2005, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Jakarta, Senin (13/12/2004). Dana tersebut, perinciannya akan digunakan antara lain untuk pembangunan Banjir Kanal Timur Rp 450 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk pembebasan tanah yang harus ditranggung pemda seluas 401,2 hektar. Padahal sampai akhir 2004, pembebasan tanah baru mencapai 36 hektar.Untuk proyek busway, dialokasikan Rp 479,6 miliar. Pembangunan rusun Rp 166 miliar. Untuk fly over dan under pass Pasar Minggu atau rel kereta api Rp 153,5 miliar. Untuk rehap gedung sekolah yang rawan ambruk Rp 200 miliar. Pelestarian kali Angke, Ciliwung dan situ Rp 401,5 miliar. Kemudian untuk ogram Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) Rp 267 miliar. Namun Wagub menyatakan, mulai tahun 2005, pengalokasian anggaran PPMK tidak lagi sama untuk setiap kelurahan. "Dana akan disesuaikan dengan kondisi kelurahan yang bersangkutan," kata Fauzi. Kemudian anggaran untuk persiapan pembangunan incinerator skala besar yang berdasarkan pertimbangan sampah Rp 25 miliar. Tambahan kesejahteraan guru, para medis dan pegawai Rp 109,9 miliar. Untuk pembanguan Islamic Center Rp 61,2 miliar.Untuk penguatan manajemen kecamatan dan kelurahan Rp 60 miliar, penghijauan Rp 50 miliar. Kemudian untuk bidang hukum, ketentraman, ketertiban umum, dan kesatuan bangsa Rp 641,1 miliar."Anggaran ini mengalami penurunan 21,4 persen dibandingkan tahun 2004. Tahun 2004, anggaran Rp 778,8 miliar karena dialokasikan untuk anggaran Pemilu," kata Fauzi Bowo. Sementara untuk pendapatan daerah, Fauzi menyebutkan, berasal dari pajak sebesar Rp 11,7 triliun. Kemudian sisa anggaran tahun lalu Rp 1,9 triliun. Dana cadangan daerah Rp 250 miliar dan dana restribusi Rp 450 miliar.DPRD akan menanggapi usul APBD itu minggu depan. (iy/)



Berita Terkait