"Pemilu di Hong Kong dan Malaysia, panitia terlalu membatasi calon pemilih sehingga menomorduakan yang punya hak pilih," kata Muhaimin di gedung PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2014).
Akibatnya, menurut Muhaimin ada puluhan ribu pemilih di luar negeri yang gagal menggunakan hak pilihnya. Oleh karena itu, pihaknya akan mengkoordinir para pemilih tersebut untuk mengadu ke Bawaslu.
"Sedang dikoordinir teman-teman, pemilih di Hong Kong dan Malaysia akan lapor ke Bawaslu menggunakan pos surat," ucap pria yang juga menjabat Menakertrans ini.
Aduan tersebut, kata Muhaimin, sudah mulai dilaporkan ke Bawaslu sejak hari ini. "Memang harus diputuskan dalam 1-2 hari ini karena waktunya terbatas," ujarnya.
Namun secara umum Muhaimin menilai pemilu tahun ini di luar negeri sudah lebih baik dari periode sebelumnya. "Tapi untuk suara dan sebagainya sudah lebih baik," tutup pria berkacamata ini.
(kff/trq)










































