Mendikbud Soal Jam Sekolah: Kalau Mau Nggak Macet, Masuk Jam 12 Malam!

Mendikbud Soal Jam Sekolah: Kalau Mau Nggak Macet, Masuk Jam 12 Malam!

- detikNews
Senin, 07 Apr 2014 13:41 WIB
(Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Setelah sebelumnya mantan Wapres Jusuf Kalla tidak sependapat dengan Wagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) yang mewacanakan jam sekolah menjadi pukul 09.00 WIB, kali ini giliran Mendikbud M Nuh buka suara. Apa katanya?

"Jangan gitu lah. Kenapa harus sekolah yang diubah-ubah. Kenapa sih sekolah itu masuknya pukul 07.00 itu kan juga bagian dari melatih karakter kedisiplinan. Kalau mau nggak macet karena alasannya itu, masuk jam 12 malam. Sepi itu!" tegas Nuh kepada detikcom di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2014).

Nuh sangat keberatan dengan alasan ingin mengurai kemacetan ibu kota harus mengutak-atik jam belajar anak sekolah yang sejatinya dimulai pukul 07.00 WIB. Baginya itu adalah hal yang tidak masuk akal.

"Nggak masuk akal lah itu. Urusan setuju atau nggak setuju, apa iya gitu loh. Terserah Wagub mau berpendapat apa, saya juga berpendapat apa," lanjutnya.

"Apakah sudah ada koordinasi dengan Pemprov DKI?" tanya wartawan.

"Nggak ada itu nggak ada. Belum ada. Tapi rasanya kan bukan itu solusinya. Kenapa nggak pegawainya yang dimajukan atau dimundurkan (jam masuk kantornya). Kenapa anak-anak sekolah yang jadi korban. Gara-gara bisa diatur itu terus harus diatur gitu? Nggak bisa gitu lah," tutup Nuh.

Sebelumnya Gubernur DKI Jokowi mengaku masih bingung kenapa jam masuk sekolah di Jakarta diputuskan pukul 06.30 WIB. Untuk mengkaji ini, Jokowi juga akan mendengarkan masukan dari para siswa.

"Saya sudah perintahkan kepala dinas pendidikan untuk evaluasi, tapi belum dapat kabar," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2014).

Senada dengan Jokowi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama sedang mengkaji untuk mengganti jam belajar anak di Jakarta. Aktivitas sekolah yang mulai pukul 06.30 WIB dianggap terlalu membebani pelajar. Ahok pun menuturkan jam belajar anak diusulkan mulai pukul 09.00 WIB.

"Ada yang usul kenapa nggak dibuat jam 9 pagi saja, nah kita akan kaji, kalau dia jam 9 berarti pulangnya lebih sore dong," kata dia kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/3).

Kajian ini menurut Ahok dibuat karena pemberlakuan jam belajar pukul 6.30 WIB seperti sekarang tak juga bisa mengatasi kemacetan. Tetapi, menggeser jam belajar jadi lebih pukul 9 juga tak serta merta menyelesaikan masalah.

"Karena kadang-kadang jam 9 pagi juga lebih macet kan," ujarnya.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads