Mahathir Usul agar Perusahaan Malaysia Direlokasi ke Indonesia
Senin, 13 Des 2004 15:12 WIB
Jakarta - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memiliki ide menarik untuk mengatasi masalah tenaga kerja Indonesia (TKI). Ia mengusulkan agar perusahaan-perusahaan Malaysia yang butuh tenaga kerja banyak direlokasi ke Indonesia.Mahathir, usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenen, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (13/12/2004), menyatakan hal itu. "Iklim ekonomi Indonesia makin baik. Saya pikir ada baiknya industri di Malaysia yang butuh tenaga kerja banyak dipindah ke Malaysia," katanya.Lalu ditambahkannya, "Saat ini di Malaysia yang bekerja juga rakyat Indonesia. Jadi kalau mereka pulang ke Indonesia dan dipekerjakan di perusahaan Malaysia yang di Indonesia akan memudahkan proses pemulangan TKI."Sementara ketika ditanya tentang isi pertemuannya dengan SBY, Mahathir menyatakan pertemuan itu membicarakan mengenai masalah pemilu presiden yang kemarin berlangsung aman di Indonesia. "Biasanya pemilu selalu menimbulkan kerusuhan. Tapi di Indonesia tidak."Sementara ketika ditanya soal kunjungan mantan Deputi PM Malaysia Anwar Ibrahim -- yang kini jadi pemimpin oposisi Malaysia-- ke Indonesia, Mahathir enggan menjawab. Sementara ajudannya segera menghalau wartawan, "Sudah, sudah cukup."Semula Mahathir direncananakan akan menggelar jumpa pers di Kantor Kepresidenan. Namun pihak protokoler memperingatkan wartawan bahwa Mahathir bersedia jumpa pers dengan syarat tidak ada pertanyaan menyangkut Anwar Ibrahim, dan disambut dengan teriakan huu oleh wartawan. Kemudian, entah apa alasannya, jumpa pers batal digelar.
(gtp/)











































