Ketua AJI Makassar, Gunawan Mashar, mengatakan pihaknya mengecam adanya aksi kekerasan dan perampasan harta benda milik Adityaseusai meliput penertiban atribut caleg dan partai, yang dilakukankawanan geng motor di sekitar jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar.
"Kami menuntut polisi bisa bekerja optimal untuk menciptakan rasa amanpada warga Makassar, utamanya kalangan jurnalis, untuk memberantasgeng motor yang meresahkan warga, bila tidak mampu, kami secara terbuka menyatakan mosi tidak percaya pada Kapolrestabes Makassar dan Kapolda Sulselbar," ujar Gunawan.
Selain Gunawan, Koordinator Advokasi IJTI Sulsel, Hoedzeva Kadir juga menyampaikan tuntutan serupa, meminta polisi bisa bertindak tegas memberantas kelompok geng motor yang acapkali merampas harta benda pengendara sepeda motor di jalan.
"Kami sangat kecewa pada polisi, tiga kasus sebelumnya yang menimpa jurnalis di Makassar, tidak ada yang tuntas, kami menyerukan pada aparat agar tidak hanya mengungkap kasus-kasus tertentu saja, kekerasan terhadap jurnalis juga harus jadi prioritas mereka," ujar
Hoedzeva.
Diberitakan sebelumnya, Aditya Jufri saat pulang usai meliput penertiban atribut caleg dan partai di beberapa ruas jalan protokol di Makassar, tiba-tiba dicegat oleh kawanan geng motor
yang bersenjatakan badik. Pelaku lalu merampas tas Aditya yang berisikan kamera, ponsel dan uang tunai.
(mna/fdn)











































