"Saya sendiri dapat ancaman melalui SMS, dari siapa nya tidak jelas," ujar Fadli di Surabaya, Sabtu (5/4/2014).
Fadli menuturkan, ancaman yang dia terima tidak hanya sekali, namun berkali-kali. Dan ancaman tersebut tidak hanya ditujukan kepada dirinya melainkan juga keluarganya.
"Saya dapat dari orang yang berbeda-beda dan mengancam keluarga saya juga. Yang isi ancamannya, kami tahu dimana rumah kamu, dimana anak kamu bersekolah," jelas Fadli.
Namun dirinya tidak takut dengan acanaman tersebut. Menurutnya itu hanyalah risiko di dalam dunia politik.
"Itu hanya risiko di dunia politik dan kami tidak takut. Ini ada pihak-pihak yang menginginkan pemilu tidak damai. Kalau dari Gerindra, kita terang-terangan dan semuanya harus berjalan demokratis dalam koridor jelas," tutup Fadli.
(spt/mok)











































