Polisi Sebut Anggota Dishub Mengantuk, Bukan Ditabrak Anak Perwira

Polisi Sebut Anggota Dishub Mengantuk, Bukan Ditabrak Anak Perwira

- detikNews
Jumat, 04 Apr 2014 16:20 WIB
Polisi Sebut Anggota Dishub Mengantuk, Bukan Ditabrak Anak Perwira
Jakarta - Dari hasil pemeriksaan, anggota Dishub Edy Surahmad (45), tidak ditabrak anak perwira polisi Rizki Arisandi (18). Edy diduga mengantuk hingga mengalami koma akibat gegar otak dan meninggal sehari kemudian.

"Dugaan sementara out of control atau kelalaian. Entah ngantuk," ujar Kanit Laka Jaktim AKP Agung Budi Laksono kepada wartawan di kantor Laka Lantas Jaktim, Jl DI Panjaitan, Jumat (4/4/2014).

Menurut Agung, Rizki melewati traffic light di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur dan tidak menabrak Edy. Hal ini dapat dibuktikan dari mobil Honda Jazz Rizki bernopol B 95 RAS yang masih mulus.

"Orang hanya lewat nggak apa-apa. Mobilnya juga mulus. Motor si korban cuma bengkok doang," kata Agung.

Begitu jatuh, Edy langsung ditolong oleh Tarmudin. Tarmudin merupakan anggota Dishub. Warga sekitar juga sempat menolong Edy dan berteriak ada mobil Honda Jazz.

"Warga langsung nolongin dan cuma pada teriak 'oh ada mobil jalan cepat'. Itu mobil Honda Jazz putih. Setelah di-BAP, saudara Rizki Arisandi tidak merasa bersalah melakukan kecelakaan," tuturnya.

Edy anggota seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan, Jakarta Timur, mengalami kecelakaan di traffic light, Jalan Alu-alu, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (3/4/2014) pukul 06.00 WIB. Edy lalu dibawa ke RS Persahabatan karena gegar otak dan akhirnya meninggal dunia hari ini.

(nik/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads