KPK Belum Dapat Data Primer Kasus Korupsi Tank Scorpion

KPK Belum Dapat Data Primer Kasus Korupsi Tank Scorpion

- detikNews
Senin, 13 Des 2004 13:02 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum mendapatkan data primer terkait dengan kasus korupsi pembelian tank Scorpion dari Inggris. KPK yakin akan segera mendapatkan dokumen pembelian tanker tersebut.Hal tersebut disampaikan Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki disela seminar Publikasi laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Masa Depan di Hotel Mandarin, Jl. MH. Thamrin, Jakarta, Senin, (13/12/2004)."Secara pemahaman saya sudah baca di koran-koran, semua itu data sekunder. Kami tetap berusaha untuk mendapatkan data-data primer yang solid," tegasnya.Menurut Ruki, data itu nantinya akan digunakan untuk memulai penyelidikan. "Kami sedang mencari akses-akses beberapa teman untuk mendapatkan dokumen yang menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut," kata dia.Saat ditanya mengenai berapa lama proses pengumpulan data tersebut, Ruki mengaku belum bisa memastikan. Menurutnya, semua itu tergantung keadaan karena banyak pihak yang terlibat yang harus diselidiki dan hubungi.Ihwal dugaan suap itu dilansir harian Inggris The Guardian beberapa waktu lalu. Mengutip dokumen kesaksian eksekutif Alvis, Guardian menulis, perusahaan itu menyetorkan 16,5 juta pound sterling (sekarang sekitar Rp 291 miliar) kepada Tutut (Siti Hardiyanti Rukmana). Ini dilakukan untuk memuluskan transaksi penjualan 100 unit Scorpion, salah satu produk Alvis, senilai 160 juta pound sterling (sekarang sekitar Rp 2,8 triliun).Alvis menandatangani perjanjian dengan Tutut pada 4 Mei 1994 untuk kontrak pembelian 50 tank Scorpion dengan harga 1,6 juta pound per unit. (mi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads