Bicara soal kesadaran masyarakat ini yang perlu digarisbawahi. Banyak masyarakat yang masih cuek bebek seenaknya buang sampah sembarangan. Seperti misalnya para pelempar sampah dari mobil dan motor.
Mereka membungkus sampah rumah tangga dalam plastik, kemudian sambil kendaraan bergerak mereka main lempar ke sungai, pinggir jalan, atau ke lahan kosong yang mereka lalui.
Ada sejumlah usulan dari pembaca detikcom untuk mencegah agar aksi mereka tak terulang. Rupa-rupa usulannya, misalnya saja Wahyu Mukti dalam komentarnya dia memberi saran agar dipasang CCTV di titik-titik tertentu.
"Ya pasang saja kamera cctv yang tersembunyi gitu di daerah-daerah yang banyak sampahnya tidak pada tempatnya. Para pembuang sampah yang terekam bisa dikasih hukuman denda yang sebesar-sebesarnya lumayan untuk nambah pendapatan daerah, ini potensi lho jangan dilewatkan," tulis Wahyu dalam komentarnya dalam berita 'Bagaimana Cara Membuat Jera Para Pelempar Sampah dari Mobil dan Motor?', Jumat (4/4/2014).
Atau ada juga dari komentator lain yang meminta agar denda yang besar diberikan saat pelaku tertangkap. "kasih denda 5 juta biar kapok," komen Ibnu Haidir.
Sedang yang lain juga memberi berbagai saran, misalnya pelapornya atau whistle blowernya juga mendapat imbalan apabila melaporkan atau menangkap pelaku.
Ada juga yang meminta agar saat pembuatan SIM ditanamkan agar mematuhi peraturan, tak boleh buang sampah sembarangan. Tapi yang terpenting yakni penegakkan hukum, di mana petugas harus tegas kepada para pelanggar.
"Yang penting kepada Bapak/Ibu penegak hukum yang terhormat hukum ditegakkan bagaimana pelaku pelanggaran hukum dapat jerah alias kapok gitu aja ko repot. kalau tidak bisa menegakkan hukum jangan jadi seorang penegak hukum, tidak akan pernah terselesaikan," komen Sudarso.
(ndr/gah)











































