Wapres Minta Kepala BIN Bekerja Ekstra Ungkap Kasus Palu

Wapres Minta Kepala BIN Bekerja Ekstra Ungkap Kasus Palu

- detikNews
Senin, 13 Des 2004 10:31 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Mayjen (Purn) Syamsir Siregar untuk bekerja ekstra keras dalam menyelidiki kasus peledakan bom dan penembakan di dua gereja di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (12/12/2004) malam kemarin. "Memang Kepala BIN yang baru kan baru satu minggu. Jadi kita harapkan bekerja keras mengidentifikasi semua itu," ujar Jusuf Kalla usai membuka Konferensi Bimasena The Mines and Energy Society di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin (13/12/2004).Kalla menambahkan, kemarin malam ia telah menghubungi Kapolda Sulteng untuk menanyakan kejadian tersebut. "Saya menelpon kapoldanya jam delapan malam. Tentu sekarang diadakan penelitian dan pengejaran. Mudah-mudahan ini dapat terungkap."Menurut Kalla, pelaku peristiwa peledakan dan penembakan ini adalah kelompok yang sama dengan kejadian sebelumnya. "Kalau saya dengar dari laporan semalam ya sekitar itu saja. Polanya juga sama, menembak, lari, pakai (sepeda motor) RX King, di muka gereja. Berulang terus."Ditanya soal kinerja kepolisian daerah, menurut Kalla intelijen lah yang harus bekerja lebih keras. "Kabupaten yang paling banyak polisinya itu Poso. Walau pun ini terjadi di Palu. Ini harus usaha intelijen lebih keras lagi."Kalla juga membenarkan bahwa ini merupakan usaha mengadu domba Islam dan Kristen. Namun yang perlu disyukuri adalah masyarakat tidak terprovokasi. "Tentu itu jelas. Tapi kita bersyukur usaha adu domba tidak berhasil. Orang sadar ini adalah teror," demikian Wapres Jusuf Kalla. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads