"Ini ada program yang memang resmi dari kita yaitu meningkatkan kualitas pesantren mulai dari madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah dan aliyah serta sekolah-sekolah agama lainnya. Saya yakin uangnya ada untuk ini," kata Prabowo di Ponpes Miftahul Ulum, Jl. Madrasah, Gandaria Selatan, Jaksel, Rabu (2/4/2014).
Djan Faridz yang menjadi pembicara di Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan setelah Prabowo tak segan-segan menyatakan dukungannya pada program tersebut.
"Baru kali ini ada parpol yang mencantumkan akan membantu pondok. Itu hukumnya harus kita dukung," kata Djan yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan Rakyat ini.
Bahkan Djan blak-blakan meminta kursi menteri pada Prabowo bila sang mantan Danjen Kopassus terpilih jadi presiden. Saat ada santri yang menceletuk agar Djan jadi cawapres, ia menegaskan hanya minta jadi menteri lagi.
"Kalau saya jadi Menpera lagi, kan gampang minta anggaran ke beliau. Cawapres enggak, menteri aja," ujarnya.
(fdn/fdn)











































