"Kenapa saya dekat sama NU? Karena saya bekas tentara. Prajurit pasti dekat sama kiai. Prajurit muda dikirim ke daerah perang, harus hadapi maut," kata Prabowo di Ponpes Miftahul Ulum, Jl. Madrasah, Gandaria Selatan, Jaksel, Rabu (2/4/2014).
Prabowo berkisah bahwa tiap prajurit mau berangkat, mereka harus bertemu kiai. Ia menegaskan bahwa prajurit yang berangkat pasti siap mati. Mantan Danjen Kopassus ini lalu lanjut memuji NU.
"TNI selalu dekat dengan NU. Karena NU adalah Islam yang sejuk, nasionalis merah putih. Islam yang berwawasan kebangsaan," ujarnya.
Selain Hasyim Muzadi, dalam acara "Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan" ini hadir pula Waketum PPP Djan Faridz yang juga merupakan Menteri Perumahan Rakyat. Djan juga merupakan Ketua Tanfidziyah NU.
(fdn/fdn)










































