"Sekarang nyamannya berpuisi ria. Kita harus bersyukur, karena kalau di sini cuma berpuisi, tapi kalau di Mesir mainnya bisa nyawa," kata Zulkifli.
Hal itu disampaikannya dalam pidato di acara Dialog Politik Nasional dengan tema 'Menyongsong Perubahan Kekuasaan Pada Pemilu 2014: Muhammadiyah Buktikan Iman dan Amanah untuk Indonesia Berkemajuan dan Bermartabat' di PPD Muhammadiyah Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/4/2014).
Zulkifli yang merupakan eks Sekjen PAN ini juga melontarkan candaan soal sosok capres yang sedang digemari di Indonesia saat ini. Menurut dia, saat ini masyarakat sedang menggemari capres yang suka memberikan jawaban nggak mikir.
"Sekarang itu sosok yang lagi laku adalah orang yang kalau ditanya visi misinya apa jawabannya nggak mikir," ujar Zulkifli yang disambut tawa hadirin acara dialog itu.
Selain candaan, ada juga hal serius dalam pidato Zulkifli. Dia mengatakan peranan partai menengah di Pemilu 2014 sangat penting. Menurutnya, partai tengah ini bisa menjadi kunci dalam Pemilu 2014.
"Partai tengah ini bisa jadi kunci. Kalau suara partai tidak mencapai 20 persen dan tidak mau bergabung kecil suaranya di parlemen. Golkar walaupun punya tiket, juga bisa saja terancam delay pesawat," tutur Zulkifli menyentil boarding pass capres Golkar Aburizal Bakrie.
(trq/trq)











































