โInsya Allah akan kita hadirkan banyak pembicara dari berbagai dunia yang sudah mewakili banyak kawasan dari Asia, Afrika, Eropa, dan negara-negara Amerika sendiri,โ kata Ahmad Juwaini, Ketua Badan Pekerja World Zakat Forum (WZF).
Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di kantor BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (2/4). World Zakat Forum adalah lembaga penyelenggaran konferensi Zakat internasional.
Konferensi zakat ini dilakukan dengan beberapa tujuan. Pertama sebagai forum pertukaran ide dan pengalaman pengelolaan zakat dunia. Kedua, sebagai media untuk meningkatkan sinergi antar lembaga zakat secara global dalam memerangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan.
Ketiga, meningkatkan kualitas pengelola zakat baik pengumpulan maupun penyaluran. Keempat, sebagai upaya untuk membakukan praktek pengelolaan zakat. Kelima, mendiskusikan isu-isu terkini dalam pengelolaan zakat dunia.
Irfan Syauqi Beik, Sekretaris Badan Pekerja WZF menuturkan target yang ingin dicapai nantinya berupa rumusan yang bisa diaplikasikan di berbagai tempat, termasuk negara yang muslimnya minoritas seperti Afrika Selatan.
โMisi besar kita melakukan standarisasi pengelolaan zakat. Karena setiap negara punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, ada negara-negara yang sangat kuat dalam penghimpunan zakat, seperti Arab Saudi yang bisa sampai Rp 1.000 triliun, tapi ada juga negara yang sangat kreatif dalam sisi pendayagunaannya termasuk Indonesia. Kita ingin sharing," kata Irfan dalam kesempatan yang sama.
(ros/rmd)











































