Ledakan Tewaskan Belasan Orang di Filipina
Senin, 13 Des 2004 05:05 WIB
Jakarta - Sebuah ledakan terjadi di sebuah pasar yang padat pengunjung di Filipina selatan. Ledakan tersebut menghancurkan seluruh pasar di General Santos. Ledakan ini mengakibatkan 13 orang meninggal dan melukai sekitar 60 orang.Ledakan terjadi di kota pelabuhan, General Santos yang terletak di ujung pulau Mindanao, Minggu (12/12/2004) waktu setempat. Polisi setempat mengatakan mereka belum mengetahui penyebabnya. Namun polisi menyatakan kelompok-kelompok militan Islam aktif di daerah tersebut beberapa waktu lalu mengumumkan ancaman akan menagadakan serangan.Tetapi walikota General Santos mengatakan, ledakan ini bisa jadi merupakan akibat dari persaingan antara pemilik kios di pasar tersebut.Situs BBC.co.uk mengatakan para pedagang maupun orang yang tengah berbelanja spontan lari berhamburan menyusul ledakan di sore hari tersebut."Pasar itu penuh dengan pengunjung yang berbelanja kebutuhan Natal, dan ledakannya kuat sekali," kata seorang petugas polisi kepada kantor berita AP.Serangan bom besar sebelumnya di General Santos terjadi bulan April tahun lalu, ketika 15 orang tewas di sebuah pusat perbelanjaan yang padat pengunjung.Serangan itu dituduhkan dilakukan oleh Abu Sayyaf, namun petugas keamanan mengatakan Jamaah Islamiyah merencanakan, membiayai dan melakukan serangan tersebut.Abu Sayyaf mengaku bertanggung jawab atas bom meledak di atas sebuah ferry yang meninggalkan Manila bulan Februari yang menewaskan 100 orang.
(dni/)











































