Operasi Perangi Milisi Taliban, 18 Ribu Pasukan AS Dikerahkan
Minggu, 12 Des 2004 13:54 WIB
Jakarta -
Sekitar 18.000 pasukan Amerika Serikat (AS) telah memulai operasi musim dingin memerangi milisi Taliban di Afghanistan. Tujuan operasi itu untuk mengamankan situasi demi suksesnya pemilu DPR, tahun depan. “Operasi dilakukan untuk memburu dan menghancurkan milisi Taliban, mengingat mereka biasanya akan kembali (dari gerilya di pegunungan) ke desa-desa selama musim dingin,” ujar Jubir Militer AS Mayor Mark McCann, Minggu (12/12/2004). Dikatakan McCann, operasi dilakukan di seluruh wilayah Afghanistan. Operasi sudah dimulai usai pelantikan presiden terpilih Hamid Karzai, Kamis lalu dalam pemilu presiden pertama yang demokratis. "Kami percaya operasi berhasil menjaga stabilitas keamanan menuju suksesnya pemilu DPR seperti pemilu presiden, Oktober 2004 lalu," katanya. Sebelumnya, Komandan Militer AS Mayjen Eric Olson menjelaskan operasi itu termasuk mengetatkan pengamanan di wilayah perbatasan dengan Pakistan. Selain itu, juga dikerahkan pasukan khusus untuk melumpuhkan pimpinan milisi. Petinggi milter AS lainnya, Letjen David Barno mengatakan dirinya yakin para milisi Taliban akan keluar dari persembunyiannya di pegunungan menuju desa-desa terdekat. Keyakinan itu didasarkan pada penemuan jejak kaki milisi. Proses demokrasi di Afghanistan tampaknya menjadi prioritas utama militer AS. Selain itu, mereka terus berusaha menangkap pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden. Usaha mereka selama ini belum membuahkan hasil. Osama seolah lenyap ditelan bumi pasca serangan 11 September.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































