Ubah Tatib Munas, Wiranto dan Paloh Galang Kekuatan Bersama

Ubah Tatib Munas, Wiranto dan Paloh Galang Kekuatan Bersama

- detikNews
Minggu, 12 Des 2004 09:36 WIB
Jakarta - Dua kandidat calon ketua umum Partai Golkar Wiranto dan Surya Paloh kini menggalang kekuatan bersama. Mereka berniat mengubah rancangan tatib Munas VII mendatang."Tim kami memang sedang terus melakukan komunikasi dengan tim Surya Paloh untuk menyamakan persepsi soal rancangan tatib."Demikian kata anggota tim sukses Wiranto, Indra Bambang Utoyo, dalam percakapan dengan detikcom, Minggu (12/12/2004).Menurutnya, komunikasi ini sudah dibangun sejak 4 hari lalu. "Yang jelas, kini kami sudah sepakat bahwa rancangan tatib harus diubah," tegasnya.Pihaknya melihat sedikitnya ada 2 hal krusial dalam rancangan tersebut yang tidak demokratis. Pertama, aturan mengenai syarat pencalonan ketua umum. Kedua, tidak diberikannya hak suara terhadap DPD II.Sekadar diketahui, rancangan tatib yang disiapkan DPP Partai Golkar memang terkesan ketat mengenai kriteria calon ketum. Seseorang bisa menjadi calon ketum jika pernah menjabat sebagai pengurus DPP atau DPD I selama 1 periode penuh.Tentu saja persyaratan ini tidak bisa dipenuhi Wiranto dan Surya. Wiranto hanya tercatat sebagai mantan anggota dewan pembina Partai Golkar. Dan Surya merupakan mantan ketua AMPI (onderbouw Golkar) periode 1984-1989."Syarat ini tentu harus diubah karena sama saja membatasi calon lain yang memang sudah berbakti pada partai sejak lama," tukas Indra.Untuk itu, lanjut dia, pihaknya terus berdiskusi untuk membuat strategi dalam munas. "Kita menargetkan tatib harus diubah," tandasnya.Dirinya juga optimis DPD II akan memiliki hak suara dalam munas kali ini. "Desakan DPD II untuk memiliki hak suara tidak akan terbendung lagi. Kalau DPP melakukan penolakan maka yang akan hancur adalah DPP sendiri," demikian Indra. (ton/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini