Takut Ditembak, 1 Napi Kabur di Medan Menyerahkan Diri
Minggu, 12 Des 2004 01:34 WIB
Medan - Karena takut ditembak polisi, Ervin Yunanda Nasution (21) akhirnya menyerahkan diri ke LP Kelas IIA Anak, Tanjung Gusta, Medan, Sabtu (11/12/2004) pukul 22.00 WIB. Ervin merupakan 1 dari 31 napi yang kabur dari tahanan.Ervin datang ditemani dengan keluarganya. Saat menyerahkan diri, Ervin menemui Kepala Satuan Pengamanan LP Kelas IA Tanjung Gusta, Siswanto.Ervin merupakan napi kasus narkoba yang sedang menjalani hukuman selama 4 tahun. Baru pada 30 desember 2006 mendatang, Ervin bisa menghirup udara bebas."Motivasi menyerahkan diri karena hangatnya pemberitaan di media. Dan keluarga khawatir dengan pernyataan Kapolda yang akan menembak napi jika tidak segera menyerahkan diri 1X24 jam."Demikian ungkap Kepala Divisi Pemasyawarakatan Kanwil Depkumham Sumatera Utara, Bambang Winahyo, saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/12/2004) malam."Sebaiknya keluarga napi lain juga melakukan hal serupa. Kami menjamin tidak akan ada penganiayaan bagi napi yang bersangkutan," tukas Bambang.Sebelumnya, Poltabes Medan telah menangkap 1 napi yang kabur yakni M. Teguh (21), pada pukul 17.00 WIB. Teguh ditangkap saat hendak masuk ke dalam rumahnya di Jl. Boyolali, Hamparan Perak, Deli Serdang.Saat ini, Teguh sedang diperiksa di Mapoltabes Medan. Teguh merupakan napi kasus narkoba yang dihukum 3 tahun 3 bulan.Hingga kini baru 6 dari 31 napi yang sudah masuk ke lapas lagi. Kemarin, 2 napi yakni Ruslian dan Agus Salim ditangkap oleh aparat kepolisian. Keduanya terpaksa ditembak karena melawan petugas.
(ton/)











































