"Korban awalnya ditemukan anggota Buser sedang tergeletak di flyover dalam keadaan perut terluka robek," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Senin (31/3/2014).
Rikwanto menjelaskan, anggota menemukan korban pada Senin 31 Maret 2014 sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban yang tidak diketahui identitasnya itu kemudian dibawa oleh anggota tersebut ke Pospol Jembatan 5. Anggota kemudian mengobati korban dengan betadine dan menutup luka sobe dengan panjang 4 cm dan kedalama 0,25 cm itu dengan perban.
"Hasil interogasi awal korban mengaku menusuk sendiri perutnya dengan pisau," imbuh Rikwanto.
Setelah diobati anggota, wanita tersebut kemudian pergi. Selang setengah jam kemudian, tepatnya pukul 18.30 WIB, korban kembali ditemukan oleh anggota. Kali ini anggota Patroli Jalan Raya Polda Metro Jaya Bripka Agus Supriyatno menemukan korban sedang berjalan di dekat tol.
"Korban ditemukan anggota PJR sedang berjalan di pintu keluar Tol Angke atau Kali Jodoh dalam keadaan perut luka robek berdarah," imbuhnya.
Anggota tersebut kemudian membawa korban ke SPK Tambora untuk melapor. Namun rupanya, saat berada di SPK, wanita tersebut menjawab pertanyaan dengan meracau. Polisi yang menduga korban mengalami stress ini langsung membawanya ke rumah sakit jiwa.
"Yang bersangkutan sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Grogol," pungkasnya.
(mei/fjr)










































