Enam Warga Rokan Hilir- Riau Tewas Terserang Malaria
Sabtu, 11 Des 2004 14:50 WIB
Pekanbaru -
Usai dilanda banjir selama satu bulan, kini warga Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau diterpa berbagai jenis penyakit. Dilaporkan, enam orang tewas terserang wabah malaria.Banjir di Rohil memang telah surut dalam sepekan terakhir ini. Sebelumnya, sekitar 3.500 rumah warga terendam air sejak lebaran lalu. Kini, pasca banjir, berbagai jenis penyakit menyerang penduduk setempat. Mulai dari diare, gatal-gatal hingga wabah maria ganas.Informasi yang dihimpun detikcom, saat ini, ratusan penduduk di tiga kecamatan, antara lain, Tanah Putih, Pujud Senaboi dan Panipahan terserang malaria. Dari ratusan penderita malaria itu, dikabarkan enam orang di antaranya meninggal dunia.Korban meninggal dunia itu merupakan warga Desa Sungaibakau, Kecamatan Senaboi dan Kecamatan Panipahan. Empat dari enam korban jiwa itu bernama Rusli (24), Zulfikar (19), Fendi (49) dan Agustin (18). Namun sejauh ini, pemerintah Kabupaten Rohil sendiri belum bisa dikonfirmasi tentang kabar meninggalnya enam warga tersebut. Bupati Rohil Tharim Hasyim belum bisa diklarifikasi. Saat detikcom mencoba menghubunginya, Sabtu (11/12/2004), ajudannya menyatakan, bupati sedang di Jakarta. Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ekmal Rusdi mengaku belum menerima laporan resmi dari Dinas Kehatan Rohil. Padahal, katanya, sudah semestinya pasca banjir tersebut, dinas kesehatan setempat harus membuat laporan perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat.Menurut Ekmal, pasca banjir sebenarnya harus diwaspadai sejak dini. Sebab, sudah menjadi kebiasan, usai banjir akan menimbulkan berbagai macam penyakit, misalnya diare, gatal-gatal atau malaria.โMungkin saja enam warga yang tewas itu terserang malaria. Tapi, kita sendiri memang belum mendapat laporan resmi dari Pemerintah Kabupatan Rohil,โ kata Ekmal.
(asy/)










































