Orang Gus Dur Diakomodir, NU Tandingan Diharap Tidak Ada
Sabtu, 11 Des 2004 14:40 WIB
Jakarta - Dengan diakomodirnya 4 orang dari kubu Gus Dur dalam kepengurusan PBNU, diharapkan rekonsiliasi akan tercipta. Sedangkan niat membentuk NU tandingan akan berakhir."Semoga dengan masuknya orang-orang yang dipersepsikan sebagai orangnya Gus Dur dapat menjadi ajang rekonsiliasi antara dua kubu yang bertentangan."Demikian kata Ketua PKB AS Hikam usai acara diskusi "Quovadis NU" di Mario's Place, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/12/2004). Turut menjadi pembicara Ketua PBNU Andi Jamaro Dulung dan pengamat NU Syafiq Hasyim."Hal yang lebih penting lagi, yakni apabila Hasyim (Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi) berhasil menjadikan NU sebagai wadah organisasi civil society, maka NU tandingan atau apapun namanya dapat berakhir," ujarnya.Dalam seminar Hikam menilai Gus Dur tetap memiliki posisi istimewa karena berasal dari cucu pendiri NU dari dua arah, yaitu bapak dan ibu. Gus Dur juga berhasil membawa NU sampai tingkat internasional."Perbedaan pendapat maupun pertentangan dalam tubuh NU itu kan biasa. Tapi saya berharap pertentangan ini bisa berakhir dengan adanya titik temu untuk kebaikan bersama," tukas Hikam.
(sss/)











































