19 Pemangku Adat se-Jawa Gelar Mubes di Kudus

19 Pemangku Adat se-Jawa Gelar Mubes di Kudus

- detikNews
Sabtu, 11 Des 2004 10:15 WIB
Semarang - Modernitas sering kali memunculkan hal baru. Tapi di sisi lain ia menenggelamkan hal lain. Agar tidak tenggelam dengan problematika modernitas, 19 pemangku adat (suku) se-Jawa menggelar Mubes (Musyawarah Besar) di Kudus.Mubes ini merupakan prosesi tiga tahunan. Mereka berkumpul di tempat-tempat yang berbeda. Tiga tahun sebelumnya acara serupa digelar di Cikukur Jawa Barat. Kini, daerah terpencil di Kudus Jawa Tengah bernama Dusun Kaliyoso, Desa Karang Rowo, Kec Undakan, jadi tuan rumah."Tadi malam sebagian dari mereka sudah datang. Acara ini akan dipusatkan di rumah salah satu pemangku adat di Jawa Tengah Wargono sampai 3 hari mendatang," kata salah satu panitia penyelenggara Mubes Sutrisno ketika dikonfirmasi detikcom melalui ponselnya, Sabtu (11/12/2004).Ke-19 pemangku adat yang ambil serta dalam Mubes, antara lain Suku Badui dan Cikukur dari Jawa Barat, Suku Sikep atau Samin dari Jawa Tengah, dan Suku Tengger dan Osing dari Jawa Timur. Dalam acara ini, biasanya mereka akan menampilkan tradisi khasnya seperti nyanyian, menari, atau yang lain.Dikatakan Sutrisno, pokok pembahasannya masih berpusat pada problematika masyarakat tradisional di era sekarang. Misalnya, masalah 'pemaksaan' masuk salah satu dari 5 agama dan masalah perkawinan yang dikaitkan dengan budaya khas mereka."Mereka kan tidak mengenal agama resmi. Jadi itu menjadi problem. Dalam perkawinan juga begitu, mereka tidak mengenal KUA atau catatan sipil. Itu karena mereka punya budaya tersendiri. Inilah yang akan dicarikan solusinya," papar lelaki mantan calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Jateng ini.Setelah Mubes, semua pemangku adat akan menelorkan rekomendasi, baik untuk pemerintah atau kelompok masyarakat lain. Dengan cara demikian, mereka berharap locas genius masyarakat tradisonal dapat bertahan hidup sekaligus terlindungi budaya sampai kapan pun.Acara Mubes dibuka pada pukul 10.00 WIB dan akan berlangsung sampai Senin (13/12/2004) mendatang. Rencananya, Gubernur Jateng Mardiyanto akan didaulat memberi sambutan. Lokasi pertemuannya berada daerah perbatasan Kudus - Pati atau sekitar 4 KM dari Kota Kudus. (asy/)


Berita Terkait