Seorang Tentara AS Mengaku Bersalah Bunuh Remaja Irak

Seorang Tentara AS Mengaku Bersalah Bunuh Remaja Irak

- detikNews
Sabtu, 11 Des 2004 08:08 WIB
Jakarta - Seorang tentara Amerika Serikat (AS), Sersan Johnny M. Horne Jr. (30), mengaku bersalah telah membunuh remaja Irak yang terluka berat. Selain Horne ada tiga prajurit yang melakukan pembunuhan yang disebut penyidik sebagai pembunuhan karena kasihan ini.Pengakuan Horne ini muncul hampir sebulan setelah 13 November lalu membunuh seorang remaja Irak lainnya yang terluka di dekat sebuah masjid di Fallujah. Tubuh korban berada di antara mayat-mayat yang jadi korban dalam operasi untuk mengambialih Fallujah dari pejuang Irak.Menurut kantor berita The Associated Press, Sabtu (11/12/2004), Horne adalah orang pertama dari empat tentara dari Kompi C, Batalion ke-1, Resimen Infantri ke-41, yang bermarkas di Fort Riley, Kansas, yang akan menghadapi persidangan karena membunuh rakyat Irak dalam pertempuran di Fallujah.Minggu ini, di Jerman, seorang komandan kompi tank AS juga diperintahakan menghadapi persidangan karena dituduh menembak dan membunuh sopir ulama radikal Irak Muqtada al-Sadr di dekat Kufa, sekitar 100 mil dari Baghdad, 21 Mei lalu. Pelaku lain adalah Kapten Rogelio Maynulet (29) dari Chicago. Maynulet akan dituduh karena melakukan pembunuhan dengan sengaja dan melalaikan tugas. Kombinasi dakwaan ini bisa membuat Maynulet dipenjara selama 20 tahun.Kelompok pejuang hak asasi manusia mengecam pembunuhan ilegal terhadap warga Irak ini, baik sipil atau militer, oleh tentara AS. Mereka menyatakan tindakan ini melanggar hak humaniter internasional dan bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang. (gtp/)


Berita Terkait