Calon Jamaah Haji Perlu Waspadai Lalu Lintas di Arab Saudi
Sabtu, 11 Des 2004 05:35 WIB
Jeddah -
Keberangkatan calon jamaah haji ke Arab Saudi tinggal beberapa hari lagi. Pada Minggu lusa, 19 Desember 2004, kelompok terbang (kloter) pertama akan tiba di Arab Saudi yang diawali oleh jamaah haji asal embarkasi Polonia Medan yang akan mendarat langsung ke kota Madinah.Terkait dengan itu diharapkan kepada seluruh calon haji perlu perhatian ekstra dan waspada terhadap lalu lintas di Arab Saudi. Karena berbeda dengan di Tanah Air, posisi pengemudi di tanah suci berada di sebelah kiri dan kendaraan berada di jalur kanan, bukan di sebelah kiri.Karena serba berlawanan lalu lintas di Arab Saudi, calon haji yang akan menunaikan ibadah rukun Islam ke lima pada tahun ini perlu diantisipasi untuk menghindari kejadian kecelakaan yang tidak diinginkan. Muslim Nasution, Konsul Haji Indonesia di Jeddah, mengharapkan seluruh calon haji memperhatikan jalur kendaraan lalu lintas. "Teruslah waspada saat akan menyeberang jalan, karena kondisi julur jalanan berlawanan dengan negara kita,” katanya Muslim Nasution di kantornya di Jeddah, Jum’at (10/12/2004).Menurut Nasution, setiap tahunnya adanya jamaah haji Indonesia terkena musibah kecelakaan. Contohnya pada musim haji 2004 tahun lalu, H. Misto P. Miswar bin Durahman, Kloter SUB-072 asal Banyu Putih RT 08 / 03 Kecamatan Uringan Bondowoso Jatim, meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Madinah akibat kecelakaan lalu lintas ditabrak mobil saat menyeberang jalan.Dampaknya terhadap pengurusan diat (ganti rugi –red) kepada ahli waris yang memerlukan waktu cukup lama, prosesnya sampai bertahun-tahun, sebab diperlukan surat menyurat seperti surat kuasa dari keluarga ahli waris almarhum. Belum lagi proses pengadilan pelaku korban yang memerlukan waktu beberapa kali sidang.Kepala Bidang Urusan Haji Konsulat Jenderal RI Jeddah ini memberikan contoh proses pengurusan diat salah seorang jamaah haji asal Medan, almarhum Lina Nagor. Korban kecelakaan lalu lintas ditabrak mobil bus pada tahun 1997, kepengurusan diatnya baru selesai beberapa bulan lalu. Berarti lebih delapan tahun, baru bisa selesai karena menyangkut proses peradilan yang terkait dengan pihak keluarga almarhum dan pihak pelaku korban.Karena itu diharapkan kejadian seperti itu tidak terulang kembali di masa mendatang. "Kami kembali mengingatkan kepada para calon haji yang akan berangkat haji tahun ini, waspadalah jika akan menyeberang jalan, tengoklah ke arah kiri sebelumnya, bukan menengok ke sebelah kanan seperti di negeri kita saat akan menyeberang jalan,” ujar Nasution.Lalu dilanjutkannya, “Sama halnya saat mobil berhenti, waktu jamaah haji naik atau turun dari kendaraan supaya tetap waspada, tidak perlu berdesak-desakan, berilah kesempatan kepada jamaah haji yang lanjut usia.”
(gtp/)










































