Ini terjadi saat Anis dan Ridwan meninjau arena skateboard Taman Jomblo itu pada Sabtu (29/3/2014). Di situ sudah berkumpul para remaja tanggung yang bermain skateboard. Ridwan lantas meminjam skateboard salah satu remaja di situ.
"Ayo Pak, berani nyoba skateboard nggak? Nggak apa-apa Pak, biar ramai," ajak Ridwan kepada Anis menyesuaikan gaya bicara anak muda di sekitarnya.
"Wah, susah," jawab Anis.
Ridwan yang berpeci hitam dan berkacamata menunjukkan sedikit aksinya menaiki papan beroda empat itu dengan meluncur miring, meski akhirnya lepas juga dari kaki setelah meluncur sekitar 10 meter. Lantas Ridwan yang lebih mahir, menuntun Anis agar menaiki skateboard.
Eits! Hampir saja Anis tergelincir dari papan itu, namun dengan sigap dan mantap Anis mampu menyeimbangkan tubuhnya kembali.
Anis yang berkemeja putih dan Ridwan yang berkemeja batik merah itu akhirnya berbincang. Anis juga sempat berpose di Taman Jomblo itu, seolah berperan sebagai anak muda, dia duduk di bangku kotak seperti seorang pemuda jomblo (belum punya kekasih) yang merenung.
"Gue duduk ya, gue lagi jomblo soalnya nih," kata Anis sambil becanda dan difoto orang-orang sekitar.
Ngomong-ngomong, kenapa Taman Pasupati yang punya sejumlah bangku soliter ini disebut Taman Jomblo?
"Jomblo itu Bahasa Sunda artinya 'single', karena kursinya kecil-kecil, dan populasi jomblo di Bandung sangat banyak," ujar Ridwan setengah serius.
(dnu/rmd)










































