Habibie Melayat Pangeran Bernhard

Habibie Melayat Pangeran Bernhard

- detikNews
Jumat, 10 Des 2004 19:06 WIB
Habibie Melayat Pangeran Bernhard
Den Haag - Mantan presiden BJ Habibie akan melayat dan menghadiri prosesi peletakan jenazah Pangeran Bernhard, yang akan berlangsung di Delft, Sabtu (11/12/2004) besok.Demikian komunike Rijksvoorlichtingsdienst (RVD) atau Dinas Penerangan Kerajaan yang dikeluarkan Kamis malam jam 19.55 atau Jumat (10/12/2004) jam 01.55 WIB. Nama Habibie ditulis lengkap dengan teks Bacharuddin Jusuf Habibie, oud-President van Indonesie (Bacharuddin Jusuf Habibie, mantan presiden Indonesia), tercantum di atas nama mantan presiden Republik Jerman Walter Scheel dan di bawah nama Raja Constantijn (Yunani), Aga Khan dan puterinya, Zahra Aga Khan.Selain mereka, menurut RVD, juga akan hadir para raja dan pangeran dari berbagai negara monarki. Berikut ini daftar nama raja dan pangeran yang akan menghadiri prosesi peletakan jenazah Bernhard di ruang bawah tanah Nieuwe Kerk, yang merupakan ruang peristirahatan terakhir dinasti Oranje Belanda:Raja Albert II (Belgia), Pangeran Henrik (Denmark), Pangeran Hassan bin Tallal dan Puteri Sarvath (Yordania), Hans-Adam II (Liechtenstein), Hertog Agung Henri (Luxemburg), Pangeran Moulay Abdullah el Alaoui (Maroko), Raja Harald V dan Ratu Sonja (Norwegia), Raja Juan Carlos I dan Ratu Sofia (Spanyol), Pangeran Philip (Britania Raya), serta Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia (Swedia).Dinasti Oranje tidak mengenal tradisi pemakaman, melainkan jenazah dipeti rapat (setelah sebelumnya dibalsem), kemudian diletakkan (bijgezet) di ruang bawah tanah Nieuwe Kerk (Gereja Baru) di Delft. Ruang ini menyerupai 'ruang keluarga', masing-masing peti jenazah anggota dinasti (sejak Willem van Oranje) diletakkan sesuai keinginan yang bersangkutan atau atas restu raja/ratu yang berkuasa. Rencananya, Pangeran Bernhard akan diletakkan berdampingan dengan istrinya: mantan Ratu Juliana. Sebelum meninggal dia telah memberi wasiat khusus, yakni agar tubuhnya tidak dibalsem dan wasiat ini telah dikabulkan.Keterangan Foto: Nieuwe Kerk (Gereja Baru, Delft, dengan aparat keamanan di latar depan (sumber: dok/es). (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads