Melerai Pemotor yang Berkelahi di Jalan di Cipinang, Suharto Malah Kena Bogem

Melerai Pemotor yang Berkelahi di Jalan di Cipinang, Suharto Malah Kena Bogem

- detikNews
Kamis, 27 Mar 2014 18:20 WIB
Melerai Pemotor yang Berkelahi di Jalan di Cipinang, Suharto Malah Kena Bogem
Jakarta - Niat hati hendak melerai keributan antar pengendara motor, Suharto malah terkena bogem mentah dibagian matanya. Akibatnya ia harus menjalani operasi, lantaran kelopak matanya sobek.

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Raya Bekasi Timur, Cipinang Besar Selatan, Kamis (27/3/2014). Saat itu arus lalu lintas tengah padat dengan aktivitas pengguna lalu lintas yang melakukan aktivitas pekerjaan. Belakangan diketahui penyebab kemacetan lantaran ada dua pengendara motor yang saling berkelahi.

"Saya sebagai kordinator keamanaan di RW 13 dipanggil warga, mereka bilang ada tawuran," ujar Suharto saat ditemui di IGD Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2014).

Suharto mengatakan sesampai di lokasi bukan terjadi perkelahian kelompok warga melainkan pengendara motor. Melihat kondisi jalan yang macet, ia pun berniat meleraikan perkelahian.

"Saya berusaha menghentikan perkelahian itu karena kondisi jalan jadi macet. Begitu saya pisahin orang yang nabrak ini tidak senang malah saya kena hajar dibagian mata," tuturnya.

Awalnya kejadian pemukulan tersebut tidak dipermasalahkan, namun darah mengucur deras, warga pun menjadi geram. Lantaran kelopak mata Suharto yang sobek akibat cicin yang digunakan pelaku.

"Warga yang ngeliat saya berdarah langsung narik pelaku sempat mau dihantam sama warga, tapi saya coba tenangkan mereka. Pelakunya berkali-kali ditanya nggak mau ngaku, padahal kalau ngaku dan minta maaf perkara selesai," tuturnya.

Ia pun berpikir untuk melanjutkan laporan ke polisi. Dirinya dibawa ke rumah sakit untuk melakukan visum dan pertolongan pertama.

"Ya, sekarang udah begini, saya terpaksa melanjutkan ke pihak kepolisian donk. Biar hukum aja yang menentukan," tuturnya

Belakang diketahu pelaku pemukulan bernama Yasir (35) pedagang Mainan di Cipinang Besar Utara. Yasir pun dibawa ke Mapolsek Jatinera untuk pertangung-jawabkan perbuatannya. Ketika digelandang, Yasir tidak sendiri ia ditemani istrinya yang bernama Lia Kamelia (29).

"Ya, aku minta maaf, kalau suami aku udah berbuat seperti itu, tetapi itu juga tidak disengaja," ujar Lia.

Lia pun mengatakan dirinya siap bertanggung jawab. Bahkan biaya pengobatan selama di rumah sakit pun akan ditanggung.

"Saya mau ini diselesaikan kekeluargaan, toh suami ku masih punya anak," ungkapnya.

(edo/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini