Kembali Sebut Permintaan THR untuk DPR, Rudi: Tekanannya Begitu Kuat

Sidang Suap SKK Migas

Kembali Sebut Permintaan THR untuk DPR, Rudi: Tekanannya Begitu Kuat

- detikNews
Selasa, 25 Mar 2014 21:15 WIB
Kembali Sebut Permintaan THR untuk DPR, Rudi: Tekanannya Begitu Kuat
Rudi Rubiandini
Jakarta - Untuk kesekian kalinya, eks Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini menyebut adanya permintaan THR dari Komisi VII DPR. Permintaan itu bahkan membuat Rudi merasa sangat tertekan.

Hal itu dibeberkan Rudi saat menjadi saksi untuk Deviardi dalam sidang lanjutan dugaan suap SKK Migas di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (25/3/2014) malam.

Dalam kesempatan ini, Rudi membeberkan dari awal bagaimana kisah sehingga dia menerima dana secara rutin dari Deviardi. Uang pertama yang didapat Rudi dari Deviardi sebesar US 10 ribu dolar.

"Ini ada titipan orang, ini clean and clear," kata Rudi menirukan ucapan Deviardi.

Uang itu kemudian disimpan Rudi di lemarinya. Setelah itu berturut-turut Rudi menerima uang sebesar US 20 ribu dolar dan US 150 ribu dolar dari Deviardi. Keseluruhan uang itu dipastikan Rudi tidak terkait proyek apapun di SKK Migas.

"Ini hanya dari orang-orang yang terbantu dengan tugas Pak Rudi," begitu pesan Deviardi saat itu.

Pemberian berikutnya adalah sebesar US 300 ribu dolar. Namun khusus untuk pemberian kal ini, Rudi berpikir sebagai bantuan untuk memenuhi permintaan THR dari anggota Komisi VII.

"Bahkan ini saya anggap terlalu besar untuk DPR, akhirnya saya kasihUS 200 ribu dolar," lanjutnya. Setelah kasus ini terungkap, sisanya sudah diserahkan ke KPK.

"Saya sudah nggak tahan lagi untuk tekanan-tekanan (THR)," sambungnya lagi.

Uang itu diberikan melalui seseorang bernama Tri Yulianto. Namun nyatanya, uang itu masih kurang. Rudi bahkan sempat berpikir akan menyerahkan lagi uang yang dimiliki sebesar US 150 ribu dolar untuk DPR.

(mok/fdn)


Berita Terkait