Insiden kecil terjadi para caleg Partai Hanura dari Dapil Jatim II yang meliputi Pasuruan-Probolinggo dibai'at oleh Ketua Umum Wiranto. Ketika semua caleg, termasuk Lily Wahid, diambil sumpahnya di lapangan Bayeman Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo, papan panggung patah.
Papan panggung yang dinaiki Lili Wahid patah dan hampir ambrol akibat kebanyakan para caleg di atas panggung. Insiden itu menjadi perhatian semua kalangan para caleg Hanura yang lain. Juga semua kalangan yang datang ke acara itu.
"Itu sudah biasa terjadi, karena Hanura merupakan partai bersih dan tegas yang akan memimpin perubahan," jelas Wiranto, Selasa (25/3/2014).
Menurut Wiranto, insiden itu akan membuat Partai Hanura menjadi partai pemenang. Sebab, partainya itu sudah mampu memberi bukti yaitu bebas dari Korupsi.
"Partai Hanura adalah salah satu partai yang bersih, peduli dan tegas dan bebas korupsi," ungkapnya.
Untuk itu, Wiranto meminta kepada semua calegnya, harus benar-benar mengabdi kepada rakyat. "Ini yang sangat khusus kepada para caleg agar tidak berkhianat pada rakyat," sebut Wiranto.
Dikhawatirkan olehnya, para caleg Hanura yang nantinya bakal duduk di kursi dewan akan mengingkari janjinya kepada rakyat. "Saya tidak ingin caleg Hanura menjadi raja-raja kecil kalau sudah duduk di kursi dewan, nantinya harus benar-benar mengabdi pada rakyat," pungkas Wiranto.
(fat/try)











































