SBY Kirim Utusan Pantau 248 WNI Deportan Timor Leste

SBY Kirim Utusan Pantau 248 WNI Deportan Timor Leste

- detikNews
Jumat, 10 Des 2004 11:00 WIB
Jakarta - Presiden SBY mengirim seorang utusan untuk memantau pengiriman 248 WNI yang dideportasi dari Timor Leste ke Langkat, Sumut, Jumat (10/12/2004) lewat Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Utusan itu adalah salah satu tim suksesnya dalam pilpres lalu. Utusan bernama Suryadi itu datang dari Cikeas, kediaman pribadi SBY. "Saya mendapat amanat langsung dari Presiden SBY," kata Suryadi mengenai tugas yang diembannya.Dia menyatakan, seluruh biaya transportasi dan akomodasi WNI itu ditanggung langsung oleh pemerintah dan Kamis kemarin Menko Kesra Alwi juga sudah meninjau langsung tempat penampungan para deportan itu di Langkat.Ke-248 WNI yang dideportasi dari Timor Leste berangkat ke Langkat pukul 10.15 WIB, dengan menggunakan KM Kelud. Mereka didampingi 2 petugas Depsos, 1 petugas Depnaker dan 1 dokter.Di antara mereka da 5 orang yang sakit dan 4 perempuan yang sedang hamil, 1 di antaranya hamil 9 bulan. Mereka ditempatkan di ruang VIP. Penumpang lainnya ditempatkan di kelas ekonomi dek 2.Para deportan itu datang ke Tanjung Priok dengan menggunakan 4 bus dan 1 mobil box barang. Mereka sebelumnya diinapkan di Wisma Transito Pondok Kelapa, Jaktim.Di Langkat nantinya mereka akan ditempatkan di Kaima Sahul Akbar Maulana Al Mufaridun Al Indonesia Tanjung Pura, yaitu sebuah bangunan 3 lantai yang terdiri dari 75 kamar.Sebagian besar deportan itu memang berasal dari Langkat. Mereka yang bukan berasal dari Langkat, tetap mengikuti rombongan ini. Alasannya, selama di Timor Leste mereka hidup sekampung bertahun-tahun hingga seperti saudara. Jadi akhirnya mereka pun ikut memilih Langkat sebagai tempat merajut masa depan. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini