"Motif masih digali, ALB (Albeno) punya hutang ke korban kemudian ditagih dan tidak suka, itu keterangan sementara tersangka. Penyidik masih menggali keterangannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/3/2014).
Rikwanto mengatakan, informasi siangkat yang diperoleh pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya, korban dibunuh di rumahnya di Perum Kemang Pratama II Jl Anggrek V Blok AP No 23 Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu 15 Maret 2014 pukul 20.00 WIB.
Korban dijerat pelaku dengan menggunakan kabel mesin cuci, lalu lehernya digorok hingga terbelah. Pelaku kemudian membuang potongan kepala korban di Cilengsi, Bogor sementara potongan badannya dibuang di Cianjur, Jawa Barat.
"Kemudian ada yang mengenali korban sebagai WN Korea, identitas korban diketahui bernama Mrs Liem," kata Rikwanto.
Berdasarkan ciri-ciri khusus pada mayat korban yang diketahui kerabat dan teman-teman korban, polisi akhirnya membekuk Albeno di kawasan Cianjur, Jawa Barat.
"ALB ini yang akhirnya mengakui dia terakhir dengan korban dan melakukan pembunuhan," imbuhnya.
Rikwanto menambahkan, saat ini Polda Jabar, Polres Cianjur didampingi Polres Kota Bekasi dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah TKP. Tim Inafis dan Puslabfor Polri tengah melakukan identifikasi lokasi di TKP.
(mei/fjr)











































