"Kan sering menjawab copras-capres nggak mikir nggak mikir, PDIP lihat kawan kita ini mau. Waktu pantatnya digosok, karena dulu saya pernah juga sorong ayam, dan benar sebelum pemilu disorong (diajukan ke arena sabung-red). Begitu disorong, diserang sama yang lain, hahaha," tutur Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2014).
Berdasarkan pengalaman Fahri, ayam yang akan diadu di arena akan digosok dulu bokongnya supaya panas. Seharusnya ayam yang panen serangan ketika dilepas di arena sabung harus menghadapi serangan secara dewasa.
"Konflik dianggap sebagai permainan dewasa, jangan diterima seperti kekanak-kanakan," kata Fahri.
Meski begitu, Fahri menyatakan tak menyerang capres lain dari sudut pribadinya. Kritikan dilancarkan secara objektif terhadap permasalahan, demi Indonesia yang lebih baik.
(dnu/trq)











































