"Akan lebih bagus kalau menyampaikan gagasan program-program untuk kebaikan bangsa, nggak perlu menjelekkan," kata Jokowi di saat blusukan di Kampung Deret Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Selasa (25/3/2014).
Jokowi memang kerap menjawab serangan dengan santai. Untuk sajak ini pun dia menanggapinya dengan bercanda.
"Belum tentu yang dijelekkan itu bagus," kelakarnya.
Dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Minggu (23/3), capres Gerindra Prabowo Subianto membacakan sajak sindiran. Prabowo menyebut pantun tersebut ditujukan ke seseorang.
"Boleh bohong asal santun. Boleh nipu asal santun. Boleh ingkar janji asal santun. Boleh menyerahkan kedaulatan asal santun," kata Prabowo membacakan sajaknya.
(trq/van)










































