Dugaan Korupsi PNS KY, Kejagung Periksa 2 Saksi

Dugaan Korupsi PNS KY, Kejagung Periksa 2 Saksi

- detikNews
Senin, 24 Mar 2014 17:34 WIB
Dugaan Korupsi PNS KY, Kejagung Periksa 2 Saksi
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) melanjutkan penyelidikan terkait dugaan korupsi dan pencucian uang oleh tersangka yang adalah seorang PNS di Komisi Yudisial (KY), inisial AJK. Sebanyak 2 saksi telah diperiksa hari ini.

"Tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan 2 orang saksi yaitu Roejito (Pejabat Pembuat Komitmen pada Biro Umum KY) dan Andy Rumawan (Anggota Tim Pemeriksa Khusus KY)," ujar Kapuspenkum Setia Untung Arimuladi dalam keterangannya, Senin (24/3/2014).

Untung mengatakan, pemeriksaan pada saksi Roejito terkait dengan persoalan mengenai pelaksanaan dan pertanggungjawaban penggunaan dana DIPA di biro umum termasuk di dalamnya pembayaran Uang Layanan Persidangan (ULP) dan Uang Layanan Penanganan/Penyelesaian Laporan Masyarakat (ULS) kepada pejabat/pegawai KY.

"Sementara, saksi Andy Rumawan diperiksa terkait dengan proses pemeriksaan serta hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim internal KY terhadap tersangka AJK," ucapnya.

PNS KY inisial AJK ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Rp 4 miliar oleh Kejaksaan Agung. Hal ini sebagai tindak lanjut laporan KY yang telah memantau gerak gerik AJK sejak 2012.

AJK adalah staf di Sub Bagian Verifikasi dan Pelaporan Akuntansi Bagian Keuangan Biro Umum KY. Tugasnya membuat Daftar Rekapitulasi untuk pembayaran Uang Layanan Persidangan (ULP) dan Uang Layanan Penanganan/Penyelesaian Laporan Masyarakat (ULS) kepada pejabat/pegawai Komisi Yudisial.

AJK diduga telah melakukan manipulasi (mark up) data rekapitulasi dengan cara menaikkan anggaran total pembayaran dari angka yang sebenarnya sehingga terjadi selisih lebih bayar dimana selisihnya tersebut disimpan dalam rekening pribadi tersangka sebesar Rp. 4.165.261.341.

KY sudah mencium gelagat tersangka sejak tahun 2012. Akhirnya tahun 2013, KY resmi melaporkan AJK ke Kejagung untuk ditindak lanjuti lebih jauh.

(dha/rvk)


Berita Terkait