"Kita bisa koalisi dengan partai-partai lain, tapi partai-partai itu tentu harus masuk DPR," kata Hashim soal syarat partai yang bisa koalisi dengan Gerindra.
Hal ini disampaikan Hashim di lapangan terbang Sultan Abdul Aziz Syah, Malaysia, Minggu (24/3/2014) malam.
Soal potensi koalisi dengan Golkar, Hashim mengatakan kader-kader Gerindra memiliki banyak koneksi dengan kader partai berlambang pohon beringin itu. Hubungan baik itu bisa digunakan untuk penjajakan koalisi.
"Kalau komunikasi dengan Golkar belum. Hanya karena Golkar banyak teman-teman lama ya. Pak Prabowo dulu juga Golkar, Fadli Zon dulu kan Golkar," papar Hashim.
Sementara dengan PAN, sudah terjalin komunikasi. Penjajakan soal koalisi masih diteruskan. "Kita ada komunikasi dengan PAN," ujarnya.
Apakah mungkin Gerindra kembali berkoalisi dengan PDIP? Hashim tak punya jawaban.
"Dengan PDIP? Aduh... Koalisi dgn PDIP?" ujar Hashim.
Satu hal yang pasti, kata Hashim, dengan siapapun Gerindra berkoalisi, Prabowo harus tetap diusung sebagai capres. Mustahil Prabowo mau jadi cawapres.
"No, itu mustahil. Saya jamin dia tidak akan mau terima itu," tandas Hashim.
(trq/van)











































