"Kalau jauh di bawah target, jika tidak bisa mengusung capres secara langsung, evaluasi akan lebih mendalam, opsi-opsi baru bisa muncul," kata Akbar di kediamannya di Jalan Purnawarman, Senopati, Jaksel, Senin (24/3/2013).
Opsi-opsi baru itu, kata Akbar, bukan mencari capres pengganti Aburizal Bakrie (Ical), tapi lebih ke soal kemungkinan Golkar berkoalisi dengan parpol lain. Meski nanti berkoalisi, opsi utama tetap Golkar yang mengusung capres.
"Kita tidak pernah ada rencana untuk melakukan perubahan terhadap capres. Dengan ARB juga selalu kita katakan, dia tetap sah jadi capres," ujar Akbar.
Soal fenomena persaingan Ical dengan Jokowi, Akbar mengatakan Golkar tak gentar. Ical tetap akan diusung sebagai capres Golkar.
"ARB tetap akan maju sebagai capres," tuturnya.
(trq/van)










































