Di Aceh, 24 Kepala Keluarga Diberondong, 3 tewas, 9 luka

Di Aceh, 24 Kepala Keluarga Diberondong, 3 tewas, 9 luka

- detikNews
Jumat, 10 Des 2004 00:06 WIB
Aceh - Sebanyak 24 kepala keluarga di Desa Chik Embon, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur diberondong sekelompok orang bersenjata yang diklaim sebagai anggota GAM. Buntut dari insiden ini, tiga tewas dan 9 luka-luka. Para korban kini dirawat di RSU Langsa. Kejadian yang terjadi pada Selasa (7/12) malam itu bermula ketika 24 kepala keluarga yang baru satu minggu kembali ke Desa Chik Embon setelah mengungsi ke luar Aceh sejak tahun 2000, disweeping oleh sekelompok orang bersenjata."KTP-KTP mereka diperiksa. Kelompok GAM yang melakukan aksi itu ketika tengah memeriksa KTP warga mengatakan bahwa sekarang ini Aceh sudah merdeka," ujar Kapolres Aceh Timur, AKBP Ilsaruddin pada wartawan di Banda Aceh yang menghubunginya, Kamis (9/12/2004). Ditambahkan, pihaknya bersama pasukan TNI terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Penembakan terhadap para warga itu setelah warga dibariskan berjejer. "Sebelumnya, mereka diperintahkan untuk membuka bajunya," katanya mengutip salah satu keterangan para korban yang selamat.Sebelumnya, sekelompok orang yang bersenjata itu merampas uang milik para korban. "Dari kesaksian para korban, pelakunya adalah anggota GAM," tegasnya. Ketiga korban yagn tewas, Sunardi (18), Suryadi (40) dan Amek ( 40). Sedangkan yang luka-luka, Pangat (44), Amat (21), Tunar (48), Kasiman (34), Irwanto (38), Sarjiman (31), Legiman (44), Wakim (40) dan Parman (53). Camat Ditembak Sementara itu, Camat Pasi Raja, Aceh Selatan mengalami luka tembak di lengan kanan setelah rumahnya diberondong oleh kelompok GAM, Kamis (9/12) sekitar pukul 02.00 WIB. "Kelompok yang melakukan pemberondongan itu, dikenal sebagai kelompok Sarung yang sekarang ini sedang kita buru," terang Dandim 0107 Aceh Selatan, Letkol Inf.Jamhur Ismail pada wartawan di Banda Aceh, Kamis (9/12). Korban yang diberondong di rumahnya di kawasan Desa Terbangan itu dikatakan Jamhur berada di balik pintu rumah, sehingga tidak sempat untuk menyelamatkan diri. Korban sendiri dikatannya sudah dirawat di RS Yulidin Awai, Aceh Selatan. Selama darurat sipil, 13 aparat desa sudah jadi korban tindak kekerasan hingga tewas, 9 luka-luka dan 4 orang diculik. (fab/)


Berita Terkait