Pembongkaran terjadi pukul 08.00 WIB. Tidak ada perlawanan dari pedagang terhadap pembokaran tersebut.
"Sudah ada pemberitahuan sebelumnya dan sudah kita kasih surat," jelas Humas Daop 1, Agus Komarudin, di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Senin (24/3/2014).
Agus menuturkan pembokaran dilakukan untuk keselamatan semua. Penumpukan sampah yang diakibatkan pasar menggangu perpindahan engsel. "Pembeli terancam bahaya dan penjual ia. Kita juga sudah sosialisasi dengan kewilayahan," ujar Agus.
Salah satu pedagang Rina yang sudah 25 tahun berjualan mengaku sudah mendapatkan pemberitahuan. "Ya sudah tahu adanya pembongkaran," ujar Rina yang sibuk mengangkati barang-barang jualanya.
(spt/aan)











































