Hal itu diutarakan SBY saat memberikan kata sambutan usai mendapat gelar 'Semeton Tamu Utama' atau bagian dari keluarga besar Desa Pakraman, Tampaksiring, Bali, Minggu (23/3/2014).
"Saya dan istri, selama 10 tahun ini sering berkantor di Tampaksiring," ujar SBY.
Dalam catatan SBY, sudah lebih 30 kali dia bolak-balik kawasan ini. Sejumlah kegiatan juga telah dia lakukan di Istana ini, termasuk mengadakan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat.
Di Istana ini juga, Indonesia dan Timor Leste akhirnya menemui kata sepakat untuk menyelesaikan segala konflik yang ada. Tak cuma itu, lokasi ini juga menjadi tempat rapat masterplan pembangunan infrastruktur Indonesia hingga 2025.
"Sudah kita keluarkan lebih dari Rp 800 triliun, semoga bisa lebih tingkatkan," lanjut SBY yang mengenakan pakaian khas Bali ini.
SBY juga bercerita cukup banyak, karya lagu dan puisi sering dia ciptakan di sini. Setiap lagu biasanya memiliki kisah sendiri dalam proses penciptaannya.
Sebagai contoh lagu 'Save Our Planet'. Mulai dari bait ke satu hingga tiga, sudah berhasil disusun SBY dalam perjalanan Jakarta-Bali. Namun yang tertinggal adalah bagian refrain.
"Perjalanan dari Bali ke Tampaksiring terciptalah refrain," ujarnya penuh senyum.
Cerita lain, ada juga salah satu lagu yang dikarang setelah makan di Ubud. Saat itu bulan purnama. Begitu masuk kompleks istana, SBY mengaku mendapat ilham untuk mengarang lagu.
"Saya kok tergerak ciptakan lagu di bawah sinar purnama," jelas SBY yang akhirnya kembali sukses menciptakan sebuah lagu.
(mok/fjr)











































