Gladi lapang alias Field Training Exercise (FTX) digelar terkait prediksi ahli gempa atas ancaman gempa bumi berkekuatan 8,9 Skala Richter yang diikuti tsunami di Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Masyarakat Mentawai antusias menyambut kegiatan tersebut.
Gladi lapang digelar dalam 'Mentawai Megathrust Direx 2014', di Pulau Mentawai dan di Kota Padang, Jumat (21-22/3/2014).
Dalam rilisnya kepada detikcom, Sabtu (22/3/2014), Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masyarakat Mentawai telah memiliki kearifan lokal yang mengajarkan masyarakat segera melakukan evakuasi mandiri ke bukit-bukit seperti halnya masyarakat di Pulau Simeulue, Aceh. Kearifan lokal ini dipadukan dengan iptek, sosialisasi dan gladi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini dilakukan evakuasi medis udara dengan pesawat Cassa 2012. Pesawat tersebut mendarat di Bandara Rokot lalu membawa korban ke RS Padang.
Sementara dropping logistik dari udara dilakukan dengan pesawat. Selain itu juga dilakukan operasi SAR laut lengkap di perairan Mentawai dengan mengerahkan kapal Basarnas, TNI AL dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Operasi darat dilakukan di Pulau Mentawai dan Pulau Sipora meliputi SAR, logistik, komunikasi, pendirian posko, shelter dan kesehatan.
Masyarakat juga melakukan evakuasi mandiri di 2 lokasi di Desa Tua Peijat (Kecamatan Sipora Utara), Desa Mailepet dan Desa Muara Siberut (Kecamatan Siberut Selatan) Mentawai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mentawai telah bertemu Kepala BNPB, Syamsul Maarif, mengucapkan terima kasih atas perhatian BNPB dan unsur pusat lainnya yang menyelenggarakan gladi dan latihan lain.
Soal prediksi megathrust bisa dibaca di sini:
https://news.detik.com/read/2010/10/27/095718/1476238/10/kembali-diingatkan-gempa-88-sr-di-sumatera-bisa-terjadi-dekade-mendatang
(nik/gah)










































