Di Puri Gede ini, Mega berbincang dengan Anak Agung Ngurah Ketut Dharma Putra, raja Puri Kerambitan. Mega didampingi sejumlah pengurus PDIP, di antaranya Ketua DPP Puan Maharani, Wasekjen Hasto Kristianto dan Ketua DPP Rano Karno, Mega datang ke Puri Gede di Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
"Ciri kampanye PDIP 3 aspek, sejarah, kerakyatan, berdialog dengan rakyat. Di podium rakyat, rakyat bisa sampaikan aspirasi dan PDIP menjelaskan konsepsi bila memenangi Pileg," ujar Hasto, Sabtu (22/3/2014).
Sekretaris DPD Bali Adi Wiriatama menjelaskan Puri Agung Kerambitan punya nilai historis bagi keluarga Mega. Dulu ayah Mega, Soekarno kerap mampir ke tempat ini sewaktu mengenal Raja Anak Agung Ngurah Anom Mayun yang membawa misi kesenian ke Istana Negara kala itu.
"Bung Karno tidak asing lagi dia datang ke Puri termasuk Bu Mega waktu menjabat Wapres. Kenapa ke sini? Supaya jangan sampai lupa sejarah, karena PDIP concern mentradisikan budaya," ujarnya.
Sebelum ke Puri Agung Kerambitan, Mega melakukan pertemuan dengan masyarakat adat. Diadakan juga pasar murah," sebut Hasto.
Kampanye sejarah juga sebelumnya dilakukan Joko Widodo pada hari pertamanya menjadi juru kampanye pada 16 Maret 2014. Jokowi yang ditetapkan sebagai capres PDIP menelusuri jejak-jejak perjuangan para pahlawan di Jakarta dengan mendatangi Monumen Kebangkitan Nasional dan tempat bersejarah lainnya.
(fdn/trq)











































