Kemeja kotak-kotak yang menjadi simbol kampanye pasangan Jokowi-Ahok saat itu begitu masif. Semua pendukung pasangan yang kini duduk di kursi pucuk pimpinan Ibu Kota itu mengenakan baju kotak-kotak.
Baju kotak-kotak yang jadi simbol kampanye saat itu warnanya merah dan biru. Namun, saking melekatnya imej kotak-kotak, kemeja lain dengan motif dan warna berbeda, diasosiasikan dengan Jokowi-Ahok.
Setelah terpilih, kemeja kotak-kotak ditinggalkan Jokowi. Tercatat hanya sekali kemeja itu digunakan untuk blusukan. Jokowi lebih banyak menggunakan kemeja putih dengan lengan panjang tergulung.
Kemeja putih itu juga digunakan Jokowi saat menjadi juru kampanye nasional PDIP, seperti saat dirinya blusukan di Lampung sekarang ini. Kemeja putih bahkan lebih sering digunakan dibanding baju yang mewakili simbol-simbol PDIP.
Tapi kemeja itu belum diperkenalkan secara resmi sebagai simbol kampanye, pendukung Jokowi juga belum secara masif menduplikasi gaya busana eks Wali Kota Solo itu. Bisa jadi Jokowi menunggu kampanye Pilpres untuk membuat simbol baru.
(trq/gah)










































