Kepala otoritas bandara Juanda M Alwi mengatakan, simulasi latihan itu rutin dilakukan oleh pihak bandara. Hal ini diadakan untuk pelatihan bagi para pekerja jika ada keadaan darurat.
"Latihan untuk emergency, membakar ban untuk ilustrasi. Memberikan informasi bagaimana cara petugas menangani situasi tersebut, jadi semacam quick action," kata M Alwi saat dihubungi detikcom, Jumat (21/3/2014) pukul 15.00 WIB.
Alwi mengatakan, hal tersebut dulakukan untuk menciptakan pengamanan yang sesuai standar. "Untuk pengamanan prima," ucap Alwi sambil memastikan aktivitas ini tidak mengganggu penerbangan.
(slm/mad)










































