"Ini dalam rangka multilateral ini, AL sudah mengundang Australia dan Singapura turut ikut serta dalam minggu depan ada joint exercise di Batam," kata Menhan Purnomo Yusgiantoro.
Hal itu dikatakan Menhan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, usai menghadiri acara pelantikan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (21/3/2014).
Menhan mengatakan masih ada beberapa kerjasama dengan Australia yang masih ditangguhkan. Namun penangguhan itu cuma sementara dan akan ada pertemuan bilateral antar Menlu kedua negara. Ganjalan itu tak menghalangi Indonesia mengundang Australia, juga Singapura.
"Kalau membaik dan tidak itu kan ada di persepsi siapa pun tapi kita undang Singapura, kita undang Australia untuk bisa hadir bersama-sama dengan kita untuk melakukan latihan, exercise bersama," imbuhnya.
Mengenai insiden 'Usman-Harun' di acara JIDD pada Rabu (19/3) dan hubungannya dengan Singapura, Menhan sudah memerintahkan TNI AL untuk melakukan investigasi.
"Yang penting bagi kami mencari dan melacak siapa ini yang berpakaian ini. Itu kan di luar konteks, ada JIDD itu kontribusi soal maritime security, promosikan industri pertahanan Indonesia. Orang itu ada kita dapat laporan itu. Semua orang kan bisa masuk kalau ke pameran gitu. Kan kita sudah minta AL hari ini, kita akan dapat laporan dan kita minta diselidiki siapa ini. Ini bukan dari kita (skenario Kemenhan-red)," kata dia.
Apakah insiden ini mengganggu hubungan dengan Singapura? "Enggak, AL sudah komunikasi dengan Singapura," jawabnya.
(nwk/nrl)











































