"Saya berdiskusi dengan Pak Agum, justru inilah King Maker. Queen Maker ini," kata Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, saat berkunjung ke kantor detikcom, di Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (19/3/2014).
Menurut istri mantan Menkopolhukan Agum Gumelar ini, sosok Presiden RI tidak boleh bergantung pada dikotomi laki-laki dan perempuan. Namun capres yang diusung harus bisa meneruskan cita-cita kemerdekaan.
"Perempuan juga pernah jadi, Ibu Megawati juga pernah jadi presiden. Jadi kita tidak perlu dikotomikan lah," kata Linda yang terus mengkampanyekan agar masyarakat memilih caleg perempuan ini.
Lalu sosok presiden seperti apa yang menurut Linda layak memimpin Indonesia ke depan? Linda berharap Indonesia dipimpin presiden yang menghormati pluralisme.
"Juga meneruskan cita-cita perjuangan, punya integritas, dan punya wawasan gender memperhatikan kepentingan perempuan. Dia juga punya kepedulian kepada masyarakat yang termarginalkan, lansia, anak-anak berkebutuhan khusus dan benar-benar dekat dengan rakyat," katanya.
(van/trq)











































