Aisyah sekolah di Sekolah Dasar (SD) Negeri nomor 060786 di Jalan Purwo, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Sekolah ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi, tempat ayahnya dirawat sekarang ini.
Setelah menyulang makan ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54), Aisyah kemudian berpamitan berangkat ke sekolah. Dia mengenakan seragam Pramuka, yakni seragam yang digunakan murid-murid SD setiap hari Jumat di sekolah barunya.
"Saya senang bisa mulai sekolah," kata Aisyah sesaat sebelum masuk ke sekolah.
Di kelas satu, dia bergabung dengan puluhan siswa lainnya. Mereka belajar membaca dan menulis. Aisyah pun menggunakan buku serta pensil barunya.
Dulu Aisyah sempat sekolah di kelas satu, tapi tidak lama. Kondisi ayahnya yang memburuk membuat Aisyah harus meninggalkan sekolah, merawat sang ayah yang sakit paru. Penyakit itu membuat ayahnya kurus kering dan tak bisa bergerak.
Keduanya sudah tiga tahun menjadi tunawisma. Malam hari, Aisyah dan ayahnya tidur di atas becak. Setelah ada bantuan dermawan, kini kehidupan keduanya mulai membaik.
(rul/try)











































