"Kalau ada back up dari partai politik, no problem. Saya tidak masalah, karena Agus orangnya tegas, sama seperti Sri Mulyani," kata Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti dalam keterangannya, Kamis (20/3/2014).
Sebabnya, jika suaranya kecil, PDIP harus berkoalisi dengan parpol lain untuk bisa tetap mengusung Jokowi. Nah jika itu terjadi, kecil kemungkinan Agus bisa menemani Jokowi.
"Persoalannya, bagaimana penampilan PDIP dalam Pileg? Kalau meraih suara 30 persen, kans Agus semakin kuat. Masalahnya, pasangan ini menjadi Jawa-Jawa, tidak didukung partai, kalau partai lain mutung pasti dihajar," jelasnya.
Agus sendiri menegaskan sikapnya yang tidak mau masuk ke dunia politik. Saat ditanya wartawan, Agus lebih suka menjawab soal kondisi ekonomi dan tantangan ke depan.
"Dari dulu sampai sekarang saya tidak pernah berpikir untuk ikut berkecimpung dalam politik," jelas Agus saat bertemu pimpinan media nasional di Gedung BI.
(mok/nvc)











































