"Saya tegas bilang saya nggak salah. Penafsiran Bawaslu juga belum tentu benar. Kadang-kadang Bawaslu nggak ngerti kampanye yang terbuka atau yang tertutup seperti apa," kata Suryadharma Ali usai pertemuan di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jaksel, Kamis (20/3/2014).
Ia merasa apa yang dilakukannya bukanlah pelanggaran. Ia menyatakan tak menggunakan fasilitas negara seperti laporan yang diterima Bawaslu.
"Tidak benar saya menggunakan fasilitas negara," ucapnya dengan nada tinggi.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Muhammad menyatakan Suryadharma Ali dan Cicip terindikasi melakukan kampanye terselubung. Tak hanya itu, Bawaslu juga menerima laporan penggunaan mobil dinas oleh ketua PPP ini dalam kampanyenya.
(bil/trq)











































